Home » Blog » Mengenal Mekanisme Kerja Otot Dalam Tubuh Kita

Mengenal Mekanisme Kerja Otot Dalam Tubuh Kita

Saturday, October 31st 2015. Posted in Blog

Otot adalah salah satu bagian tubuh kita yang memegang peran yang sangat penting untuk menghasilkan kemampuan bergerak. Hal itu sangat membantu kita dalam beraktifitas. Otot dalam tubuh manusia merupakan susunan dari dua macam filament dasar, yaitu filament aktin (tipis) dan juga filament myosin (tebal). Kedua filament ini bekerja sama dalam menyusun myofibril, sedangkan myofibril ini nantinya akan menyusun serabut otot dan kemudian akan terbentuklah sebuah otot. Sebelum mengenal mekanisme kerja otot lebih dulu kita mengenal karakteristik otot. Otot ini memiliki 3 karakter, yaitu kontraksibilitas (memendek), ekstensibilitas (memanjang), dan elastisitas (kembali pada ukuran awal).

otot tendon

Mekanisme Gerak Otot

Penelitian dari para ahli mengenai mekanisme kerja otot ini menghasilkan teori kontraksi otot yang biasa disebut dengan model sliding filament. Di dalam teori model sliding filament ini dinyatakan bahwa kontraksi didasarkan kepada dua set filamentyang terdapat pada sel otot kontraktil yang berupa filament aktin dan juga filament myosin. Rangsangan yang diterima oleh asetilkolin menyebabkan aktimiosin menjadi mengerut. Pada waktu otot melakukan kontraksi, filament aktin akan meluncur di antara myosin ke dalam zona H. Zona H merupakan sebuah zona yang terang yang terletak di antara 2 pita gelap.

Proses kerja otot selanjutnya merupakan proses lanjutan dari proses yang telah diulas tadi. Dengan proses dalam mekanisme kerja otot ini maka serabut otot akan memendek sementara pita gelap (Ban A) akan tetap panjang, sedangkan pita terang atau Ban I dan zona H akan bertambah menjadi semakin pendek pada waktu kontraksi. Selanjutnya ujung myosin yang memiliki energy tinggi ini akan mengikat ATP dan menghidrolisisnya menjadi ADP. Sebagian energy dilepaskan dengan cara memotong pemindahan ATP ke bagian myosin yang akan berubah bentuk ke konfigurasi energy yang tinggi.

Mekanisme kerja otot yang selanjutnya adalah myosin yang berenergi tinggi ini kemudian mengikatkan diri pada kedudukan khusus pada aktin yang selanjutnya akan membentuk jembatan silang. Simpanan energy myosin ini kemudian dilepaskan dan ujung myosin ini lalu beristirahat dengan energy yang rendah. Dan pada saat sistem kerja otot inilah relaksasi otot terjadi. Relaksasi inilah yang selanjutnya mengubah sudut perlekatan antara ujung myosin menjadi myosin ekor. Ikatan yang terjadi antara myosin yang memiliki energy rendah dan aktin akan terpecah ketika molekul baru dari ATP mulai bergabung dengan ujung myosin. Berikut seterusnya siklus ini terjadi berulang-ulang.

Sumber Energy Untuk Gerak Otot

Jika dari tadi kita membahas tentang mekanisme kerja otot dan anda menemukan istilah-istilah seperti ATP, dan apakah anda sudah mengetahui apakah itu ATP? ATP adalah singkatan dari Adenohst Tri Phospat yang merupakan sumber energy yang paling utama yang sangat diperlukan dalam kontraksi otot. ATP ini berasal dari oksidasi karbohidrat dan lemak. Kontraksi otot ini merupakan sebuah interaksi yang terjadi antara aktin dan myosin, dan dalam kontraksi tersebutlah ATP ini sangat diperlukan.

Gunakanlah testo boster alami untuk menunjang recovery otot dan pertumbuhan nya , produk yang banyak dipakai adalah Tribulus

Mekanisme kerja otot ini memang sangat rumit. Hanya untuk menjelaskan sebuah kontraksi yang terjadi pada otot saja ternyata tubuh kita harus melakukan banyak hal.

Komentar

Komentar

Hotline: 0838-4455-6414
Sms Center : 0838-4455-6414
BBM : 742C09E7 (Hendry)
cs 1